Budaya Baca di Jepang : Tersedia Bacaan Koran Khusus Ibu dan Anak

Salah satu Koran Ibu dan Anak di Jepang Oyako Shinbun | gambar: oyako-shinbun.com
Terbangunya Budaya Baca di Jepang didapatkan tidak dengan cara mudah dan instant. Semuanya membutuhkan proses dan konsistensi dari semua pihak.

Tidak hanya peran sekolah dan Guru yang mewajibkan anak membaca sejak kecil, tapi ada juga peran external, salah satunya yaitu adanya koran Khusus Ibu dan anak.

Masih dikutip dari blog Weedy Koshino yang merupakan orang Indonesia yang tinggal di Jepang.

Selain Sekolah dan Keluarga, perlu juga dukungan dari pihak luar, misalnya adanya media yang membantu agar anak-anak gemar membaca. Sebagai contoh adanya koran ibu dan anak (oyako shinbun).
Ya, koran ibu dan anak. Lucu ya! Beda loh dengan koran biasa, kalau tidak salah setiap bulan satu kali kami mendapat promosi dari koran langganan kami, dengan memberi satu eksemplar gratis koran ibu dan anak. Dan bisa dipastikan, ketika melihat dikoran orangtuanya terselip bonus koran ini, biasanya langsung diserbu oleh unyil-unyil di rumah.

Koran ibu dan anak, biasanya isinya semarak dengan gambar yang warna warni, sehingga menarik anak-anak untuk mengintipnya. Selain itu topic yang dibahas pun, walau berita actual tapi dengan kalimat yang mudah dicerna, bahkan kalau ada kata yang susah sang anak bisa segera mencari di kamus, karena setiap kanji yang tertulis ada huruf hiraganya. Bukan saja memudahkan si anak saja loh, bagi saya orang asingpun lebih mudah baca berita melalui koran ini (hehe…), beneran deh koran untuk ibu dan anak, enak dan ringan untuk dicerna otak.

Begitu pentingnya membaca baik itu koran, buku serta media cetak lainnya bagi orang Jepang, membuat perusahaan-perusahaan penghasil berita lewat media cetak tidak mati suri, hidup segan mati tak mau.

Walau sekarang jaman sudah canggih dengan teknologi internet dalam arti gak perlu beli koran toh bisa lihat berita online, tapi tetap bagi masyarakat Jepang memegang koran itu suatu kebutuhan khusus yang tak tergantikan.

Terbukti masih banyak loper koran yang membagikan koran-korannya tidak hanya pagi buta saja tapi menjelang senja pun, ibu-ibu rumah tangga dan anak-anak sekolah yang bekerja paruh waktu terlihat membawa koran terisi penuh di keranjang sepedanya.

Ya, berlangganan koran pagi dan koran sore. Suatu kebiasaan orang Jepang yang tidak ingin ketinggalan berita terbaru! Patut diacungi jempol.

Pecutan buat saya, walau sebaris, bacalah berita untuk menambah pengetahuan.

Tetaplah berfikir kalau diri adalah orang bodoh agar tetap terpacu untuk menimba ilmu dari siapa dan apa saja.

Mungkin di Indonesia ini bisa menjadi peluang untuk perusahaan dibidang surat kabar untuk menyediakan juga surat kabar atau majalah yang dibuat secara khusus untuk ibu dan anak. Kalaupun misalnya sudah ada, mungkin perlu diperbanyak dan dibuat sekreatif mungkin supaya menjadi media untuk belajar membaca anak sejak dini dalam sebuah keluarga.

0 comments:

Post a Comment

Sebelum anda memberi komentar, silahkan masuk dengan menggunakan akun google atau URL openID anda agar kami dapat lebih mudah membalas komentar anda, terimakasih.