Budaya Baca di Jepang : Petani Renta Sekalipun Masih Suka Membaca


Bicara budaya baca di Jepang seolah tidak ada habisnya. Sebagaimana sudah dibahas pada tulisan sebelumnya, Tidak hanya orang Indonesia, semua orang di seluruh penjuru dunia juga ingin belajar terkait Budaya Baca.
 

Pada tulisan ini kita juga akan belajar lagi dari Budaya Jepang. Kali ini kita belajar dari kisah seorang warga negara Indonesia yang tinggal di Jepang dan bercerita pengalaman pribadinya yang ditulis melalui blog pribadinya.

Dalam tulisanya tersebut disebutkan jika di Jepang, Petani yang sudah tua renta sekalipun, ternyata masih tetap suka membaca. Baca selengkapnya kisahnya berikut ini :

10 Kebiasaan Orang Jepang Yang Menjadikan Jepang Sangat Maju


Mendengar kata ‘Jepang’ pasti yang tersirat adalah kemajuan dan ilmu teknologinya yang maju. Walau pada tahun 1945 Jepang hancur lebur oleh kedahsyatan Bom Atom tidak jauh dengan Kemerdekaan Indonesia, Saat ini Jepang sudah menjadi negara yang sangat maju dan canggih. Berbeda sekali dengan Indonesia yang masih banyak pejabat yang justru berebut kekuasaan dan korupsi.

Keberhasilan Jepang bukan tanpa kerja keras karena Jepang di bangun dengan pondasi yang sangat baik tidak hanya masyarakatnya tapi juga pejabat-pejabat negaranya yang serius untuk mengurus negara.

Berikut ini merupakan kisah dari seorang bloger Indonesia yang bekerja di jepang yang mencatat tentang 10 Kebiasaan Orang Jepang Yang Menjadikan Jepang menjadi Negara yang sangat maju:

Menengok dan Belajar dari Budaya Baca Masyarakat Jepang


Tahun 1945 Jepang hancur lebur dengan dijatuhkanya Bom Atom kala itu, namun coba lihat sekarang, Jepang menjadi negara yang sangat maju dalam berbagai hal. Dari bidang ekonomi, teknologi dan masih banyak lagi prestasi negara Jepang di kancah International. Salah satu rahasianya karena Budaya Baca Masyarakat Jepang sangat mengagumkan.

Kemajuan tersebut tidak lepas dari peran masyarakat dan Budaya Baca Masyarakat Jepang yang luar biasa tinggi. Melalui tulisan ini, mari kita tengok budaya baca masyarakat Jepang yang luar biasa tinggi sebagaimana dikutip dari hi-techmall.org (18/12/12).

Banyak Pustakawan Tidak Tahu Perpustakaan yang Dibutuhkan Masyarakat


Selamanya perpustakaan secara fungsi pastilah dibutuhkan oleh masyarakat. Namun yang sering terjadi dilapangan adalah, banyaknya perpustakaan yang tidak tahu buku apa saja dan perpustakaan yang seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Kondisi yang seperti inilah yang tentunya harus dilakukan evaluasi oleh para pustakawan supaya dalam mengelola perpustakaan memang benar-benar yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Untuk bisa mengetahui keinginan masyarakat, maka sangat diperlukan interaksi yang sesering mungkin dengan masyarakat sehingga para pengelola perpustakaan benar-benar memahami dan mengetahui kebutuhan masyarakat.

Nilai Kejujuran, Akhlaq Siswa dan Guru Serta Buruknya Fasilitas Perpustakaan Sekolah


Tiga hari yang lalu adalah Tanggal 2 Mei 2014 yaitu Hari Pendidikan Nasional. Entah sudah ke berapa kali Hari Pendidikan Nasional diperingati di setiap tanggal 2 Mei pada setiap tahunya. Entah berapa kali juga di setiap tahunya dunia pendidikan di Indonesia melakukan evaluasi atas berbagai kekurangan dan maslaah yang ada. 

Namun berulang kali juga masalah dalam dunia pendidikan selalu berkutat pada itu-itu saja.

Tengok saja misalnya dalam hal banyaknya siswa yang mencontek saat ujian yang dibiarkan oleh guru yang mengawasinya. Saya melihat pemberitaan itu hampir disetiap musim ujian.