Penulis : Nurul Huda Kariem MR.
Type : PDF
Nashruddin adalah seorang filosof besar dimasanya, dia juga seorang ulama' dan sufi. Meskipun dituduh gila, tapi dia mampu menjadi orang terdekat, penasihat, dan penghibur raja. Berkat jasanya, beberapa beberapa perpustakaan dan ulama di masa itu berhasil diselamatkan dari amukan amarah dan penghancuran besar besaran yang dilakukan oleh penguasa.
Suatu hari, Nashruddin berdiri di mimbar; di depan massa, untuk memberikan nasihat. Dia berkata, "Tahukah kalian, apa yang akan saya katakan kepada kalian?" Orang-orang itu menjawab, "Tidak! Kami tidak tahu." Kemudian Nashruddin berkata kepada mereka, "Baiklah, kalau kalian tidak tahu... Tidak ada gunanya berbicara dengan orang-orang yang tidak tahu." Dia pun turun dan meninggalkan mereka. Beberapa hari kemudian, dia kembali dan berbicara pada mereka dengan pertanyaan sama, yang pernah dilontarkannya. Dia berkata,"Tahukah kalian, apa yang akan saya katakan kepada kalian?" Mereka menjawab, "Ya, kamitahu." Dia kemudian berkata, "Jika kalian sudah tahu apa yang akan saya sampaikan, saya tidak perlu lagi mengatakannya." Lalu, dia pun pergi meninggalkan mereka.




